Senin, 06 Januari 2014

PUISI MALAM : Segitiga Terbang


Segita Terbang
Kolor bapak lari ke tetangga
terjepit di ujung seng berlereng
Melambai lembut bagai laut
balut kecut diam bergelut

Bu Ani pemilik rumah
bagai raksasa lengkingkan suara
Tawa Warga sembuhkan telinga
si pemilik tarik carik
rentang tongkat Sampai manjat

Jelma Angin bagai kesatria
Segita terbang hingga ke seberang
Bapak diam tekuk wajah
memasam kusam kelam
diam-diam kembali dalam
Pasang merah dengan bangga

Palembang, 6 Januari 2014
9.41 P.M.
Karya:  Daruhiko Ahmad (Badar-siruru'kuru Kodok-khukhukhu Sang-Dewa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar